Apa Itu Social Media Marketing: Definisi, Manfaat dan Strateginya

  • Bexi
  • Feb 24, 2022

Saat membahas mengenai Strategi Pemasaran, sudah pasti Social media marketing merupakan salah satu topik bahasan yang menarik untuk dibahas.

Social media marketing telah menjadi salah satu strategi pemasaran yang wajib digunakan saat ini, mengingat semakin meningkatnya pengguna internet dan sosial media pada kehidupan sehari hari penduduk di Indonesia.

Namun, sebenarnya apa itu social media marketing? Apa manfaat yang dapat diberikan dan seperti apa tugas dari seorang yang bekerja pada bidang ini?

Apa itu Social Media Marketing?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai social media marketing, kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu social media marketing.

Social Media Marketing adalah strategi pemasaran yang mengandalkan platform sosial media sebagai tempat melaksanakan pemasarannya.

Saat ini sudah banyak platform yang bisa digunakan untuk melakukan social media marketing. Instagram, Facebook, Twitter, Youtube dan TikTok adalah sosial media yang sering digunakan untuk social media marketing.

Platform sosial media tersebut dipilih karena banyaknya masyarakat yang menggunakan platform tersebut, sehingga platform tersebut menjadi tempat yang tepat untuk melakukan social media marketing.

Manfaat dari Social Media Marketing

Manfaat yang dapat dirasakan dari social media marketing memang tidak dapat dilewatkan begitu saja bagi para pelaku usaha.

Namun, apa saja manfaat dari socialmediamarketer?

1. Kemudahan Dalam Berinteraksi dengan Pelanggan

Kemudahan yang ditawarkan dari sosial media adalah kemudahan dalam berinteraksi dengan pelanggan. Di setiap platform pasti memiliki fitur private chat, yang dimana fitur tersebut dapat memudahkan baik pelanggan maupun pelaku usaha untuk berinteraksi satu sama lain.

Selain fitur private chat ada juga fitur comment, share, live video. Fitur – fitur tersebut dapat membantu pelaku usaha untuk berinteraksi dengan banyak pelanggan dalam satu waktu.

Tentunya pelaku usaha perlu memposting sebuah postingan, baik mengenai produk yang mereka tawarkan, promo atau iklan, maupun hanya sekedar postingan yang mengundang interaksi antara pelanggan dan pelaku usaha, seperti quiz.

2. Pilihan Segmen Pasar

Sosial media memiliki fitur lain selain untuk berinteraksi dengan pelanggan, fitur lainnya adalah anda sebagai pelaku usaha dapat mengakses data yang berisikan tentang pelanggan anda.

Data yang dapat diakses tersebut berisikan informasi mengenai pelanggan anda baik dari usia, jenis kelamin, demografis, kebiasaan dan lain lain

Informasi tersebut dapat digunakan sebagai sumber bahan evaluasi iklan yang dibuat agar dapat lebih baik dan sesuai sasaran target segmen pasar.

3. Tidak memerlukan biaya yang besar

Saat melakukan kegiatan pemasaran melalui sosial media, biaya yang dibutuhkan tidaklah banyak, bahkan lebih sedikit daripada strategi pemasaran lain.

Untuk melakukan pemasaran biasanya tidak memerlukan biaya yang besar, untuk sebuah iklan yang mencapai 1.000 akun biasanya dibutuhkan sekitar Rp 140.000.

Meskipun untuk melakukan pemasaran melalui influencer marketing, memerlukan biaya yang banyak, namun tidak dapat dipungkiri bahwa benefit yang didapatkan lebih besar daripada modal yang dikeluarkan.

Strategi Social Media Marketing

Untuk dapat memaksimalkan kegiatan social media marketing perlu adanya strategi yang harus disiapkan. Ada banyak strategi yang perlu diperhatikan dan dilakukan yang dapat diterapkan, apa saja?

1. Ketahui Selera Audiens

Sebelum memulai kegiatan pemasaran, hal yang perlu diperhatikan adalah mengetahui selera, karakter, ketertarikan dari audiens. Jika sudah mengetahui seperti apa audiens yang dimiliki, akan mudah untuk mengetahui  konten seperti apa yang dapat terlihat menarik bagi audiens.

Membuat konten yang menarik tentunya dapat memberikan dampak yang baik terhadap audiens. Semakin cocok dengan selera dan ketertarikan audiens, maka engagement yang didapatkan pada konten yang dibuat pun bisa jadi semakin besar.

2. Pilih Platform yang Tepat

Pemilihan platform sosial media yang tepat juga menjadi hal yang penting untuk dilakukan, ada banyak hal yang perlu diperhatikan, baik dari fitur yang ada dan apakah potensi sasaran audiens di platform tersebut besar.

Contoh, jika menjual sebuah produk kecantikan, maka target audiens sudah pasti wanita dengan usia 18-25 tahun dan memiliki ketertarikan dengan dunia kecantikan atau make up. Wanita dengan rentang usia dan ketertarikan tersebut kebanyakan menggunakan sosial media Instagram, maka dari itu Instagram adalah pilihan yang tepat.

3. Buat Content Planning

Content Planning adalah hal yang sangat perlu untuk dilakukan, dalam membuat konten perlu mengetahui jenis konten apa yang dibuat dan pilihan waktu yang tepat.

Contoh, ingin mengupload sebuah konten yang mampu mengisi waktu kosong seperti quiz ataupun qna di media sosial instagram, pastikan pilihan waktunya sudah tepat, seperti jam makan siang atau jam pulang kerja.

Jadwalkan waktu posting dengan baik, atur waktu yang tepat jika memposting konten promosi produk maupun konten yang hanya ingin menarik interaksi dengan audiens.

4. Ciptakan Konten yang Berkualitas

Setelah mengetahui seperti apa audiens yang dimiliki dan platform yang ingin dipilih, buatlah konten yang berkualitas, konten yang menarik bagi audiens sehingga mampu menghasilkan tingkat engagement yang tinggi.

Jika ingin membuat konten yang berkualitas dan menarik, lakukan beberapa riset untuk mengetahui jenis konten apa yang menarik bagi audiens dan dalam format apa, video, artikel, ataupun foto.