Tanya Jawab Ala Dokter Tentang Penyakit Autoimun

  • 2 min read
  • Feb 18, 2020
Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun merupakan kondisi yang menyerang sistem kekebalan tubuh sendiri, hal ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh menganggap sel tubuh adalah sel yang tidak sehat atau asing. Penyebab penyakit ini adalah etnis seperti Eropa, Afrika, Amerika Latin, lebih rentan terhadap wanita, lingkungan dengan bahan kimia dan riwayat keluarga. Tanya jawab ala dokter untuk lebih mengetahui tentang penyakit ini.

Berikut adalah jenis penyakit autoimun diantaranya:

  • Rheumatoid arthritis, penyakit sendi hingga ke bagian jantung, kulit dan mata, menyerang sistem kekebalan tubuh dan membuat jaringan menjadi lemah kondisi ini menyebabkan kerusakan secara permanen dan deformitas sehingga penderitanya harus menggunakan obat anti radang untuk mengatasinya.
  • Giant cell myocarditism, penyakit yang menyebabkan pembengkakan pada pergelangan kaki, jantung menjadi berdebar, nyeri dada, merasa lelah dan sesak napas.
  • Lupus, menyerang sel dan jaringan sendiri yang menyebabkan tubuh menghasilkan sel T dan antiobodi sehingga akan merusak jaringannya sendiri.
  • Granulomatosis dengan polyangiitis, penyebab peradangan pada pembuluh darah yang terdapat di paru-paru, ginjal, sinus dan tenggorokan, gejalanya menunjukkan batuk berdahak, darah pada urin, kaki mati rasa, sesak napas dan kulit memar.

Selain itu, penyakit autoimun lainnya adalah multiple sclerosis yang merupakan penyakit jantung dan menyerang bagian otak, saraf optik pada mata dan sumsum tulang belakang. Multiple sclerosis menyebabkan masalah pada keseimbangan, penglihatan, kontrol otot dan fungsi pada tubuh. Efek dari penyakit ini tidak memberikan pengobatan serius namun penyakit dapat terbentuk karena sistem kekebalan tubuh menyerang bagian lemak sehingga membentuk jaringan parut. Addisons disease merupakan penyakit yang menyerang bagian kelenjar adrenal sehingga kelenjar pada ginjal akan mengeluarkan hormon yang banyak sehingga akan memperlemah otot, kulit menjadi warna gelap, tekanan darah dan mudah lelah.

Diabetes tipe 1merupakan salah satu penyakit autoimun yang menyebabkan tubuh tidak dapat menghasilkan insulin sehingga membuat tubuh tidak memiliki energi. Psoriasis merupakan penyakit yang menyerang kulit sehingga menyebabkan kemerahan namun menjadi tanda sistem imun tubuh overaktif. Gejala penyakit ini ditandai dengan rasa gatal hingga perih pada bagian tubuh di punggung bagian bawah dan kulit kepala. Alopecia merupakan salah penyakit rontok rambut karena stress dan biasanya menyerang folikel rambut namun tidak memberikan kerusakan permanen maupun kebotakan. Graves disease yang menyebabkan kelenjar tiroid berlebihan, gejalanya ditandai dengan penyakit kulit, mata dan hipertiroidisme. Jika penyakit ini menyebabkan komplikasi maka akan menyebabkan penyakit lainnya.

Berikut adalah salah satu gejala penyakit autoimun diantaranya:

  • Sulit untuk dapat mengontrol buang air kecil yang menyebabkan inkontinsia urin, untuk perempuan terjadi setelah persalinan dan untuk pria terjadi setelah mengalami efek samping terhadap pengobatan prostat.
  • Sulit berjalan karena menyerang perlindungan saraf yaitu myelin sebagai pengantar pesan dari otak menuju seluruh tubuh, walaupun dapat berjalan sambil menahan rasa sakit karena akan sulit menggerakkan otot kaki.
  • Mengalami kelelahan sepanjang waktu sehingga menyebabkan sulit berkonsentrasi dan nyeri otot, dapat mengganggu jam tidur malam hari, mengganggu aktifitas sehingga membuat tubuh seolah kelelahan.

Gejala dari penyakit autoimun adalah adanya gangguan penglihatan dan biasanya dapat kembali normal. Gejala ini ditandai dengan penglihatan yang melayang-layang, penurunan penglihatan tajam dari jarak jauh maupun pendek. Penyakit autoimun menyebabkan tubuh kehilangan keseimbangannya ketika hendak berdiri dan membuat koordinasi tubuh sulit diatur untuk mengambil suatu benda. Jika mengalami gejala ini maka tanya jawab ala dokter di halodoc untuk mendapatkan jawaban atas gejala yang dialami.